Zain Bali Barbershop / Barbershop Tips / Sejarah Barbershop di Indonesia

Sejarah Barbershop di Indonesia

Bisnis barbershop merupakan salah satu bisnis yang kini sedang berkembang pesat, tidak terkecuali di Indonesia. Sekilas bisnis ini memang terlihat sederhana, namun jika dilihat prospeknya bisnis barbershop mampu mendatangkan keuntungan yang cukup besar.

Dengan kemampuan tukang cukur dan fasilitas yang disediakan, tidak heran jika banyak yang memilih potong rambut di barbershop. Baik dari kalangan orang dewasa, anak muda, hingga anak-anak. 

Namun, hadirnya industri barbershop tak luput dari sejarah yang cukup panjang. Dari mana barbershop ini berasal? Berikut penjelasannya.

Sejarah Barbershop

Barbershop berasal dari bahasa latin “barba” yang berarti “janggut”.  Barbershop pertama kali berdiri di Wilayah Macedonia sekitar 400 tahun sebelum masehi dan menyebar ke beberapa daerah lain seperti Mesir.  Tetapi pada zaman itu, para pemangkas rambut ternyata bukan hanya bekerja memangkas rambut saja, mereka juga bekerja sebagai tenaga medis yang melayani operasi bedah kecil seperti mencabut gigi atau mengobati luka. Mereka mendapat ilmu tersebut dari para pendeta selama abad pertengahan. 

Namun sayangnya, kebanyakan para pendeta saat itu justru tidak mengobati pasien sebagaimana mestinya. Kemudian Paus mengeluarkan keputusan berupa sanksi kepada 1163 pendeta. Pada saat itu, pelayanan medis pun dimonopoli oleh barbershop. 

Seiring perkembangan zaman, akhirnya barbershop dipisah dengan ahli bedah medis atau yang biasa kita kenal dengan Dokter. Para pemangkas yang bekerja di barbershop hanya melayani pangkas rambut, mencukur janggut atau kumis. 

Salah satu tokoh dunia yang sukses menjadi tukang cukur sekaligus ahli bedah pada zaman dahulu yaitu Ambroise Pare yang kini namanya sudah mendunia.

Sumber: Wikipedia

Sejarah Barbershop di Indonesia

Di Indonesia sendiri, barbershop sudah ada sejak zaman penjajahan belanda. Salah satu barbershop yang melegenda yaitu barbershop yang bernama Ko Tang yang berada di kawasan Petak Sembilan yang berada di Jalan Pintu Besar Selatan Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Barbershop tersebut didirikan oleh pengusaha TiongHoa bernama Po Kin Tien pada tahun 1936 dan hingga sekarang masih melayani para pelanggannya. 

Sejarah Lampu Barbershop 

Setelah mengetahui sejarah barbershop dunia dan barbershop di Indonesia, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan lampu barbershop yang terdiri dari warna merah, putih, dan biru. Biasanya lampu ini bisa dijumpai di samping bagian depan sebuah barbershop. 

sejarah barbershop

Lampu ini merupakan salah satu bukti bahwa pada zaman dahulu para pemangkas tidak hanya melayani potong rambut saja, tetapi juga menjadi ahli bedah. 

Warna pada lampu tersebut juga memiliki filosofi sendiri, yakni  warna merah yang berarti darah, biru merupakan pembuluh darah dan putih berarti perban yang steril. Sedangkan bentuk spiral lampu, menunjukkan bahwa perban yang dicuci dan diperas.

Nah seperti itulah sejarah munculnya barbershop, ternyata barbershop memiliki sejarah yang cukup menarik ya. 

Semoga bermanfaat.

Recent Post

Rekomendasi Things to Do di Legian Bali

Legian adalah salah satu kawasan wisata di Bali yang berjarak sekitar 15 menit dari bandara internasional Ngurah Rai. Kawasan Legian sangat terkenal akan western culture karena memang banyak tempat-tempat seperti cafe, bar, club, wahana wisata, dan lain-lain yang sangat bernuansa western.

Selengkapnya

Jenis Pomade Sesuai Fungsinya, Pilih Sesuai Model Rambutmu!

Model rambut menjadi salah satu hal yang berpengaruh terhadap penampilan seseorang. Bukan hanya wanita, para lelaki juga suka menata rambut agar terlihat rapi. Tahukah kamu, salah satu produk hairstyle yang membuat rambut kamu terlihat rapi yaitu “Pomade”. 

Selengkapnya

OPEN HOURS

Monday through Saturday
10:00 AM – 11 :55 PM

ADDRESS

Jl. Patih Jelantik, No 55 Legian
Kuta, Badung, Bali

Get Direction Reserve Now